November 20, 2009

Paduan suara

Sejak diadakannya lomba paduan suara antar sekolah, SMP Santo Borromeus mempunyai sekelompok paduan suara. Baru beberapa bulan kemarin terdengar bahwa SMP kita memenangkan lomba paduan suara yang mendapat juara 2.
Dan sebentar lagi akan diadakan HUT PGRI dan peresmian Stadion Goentoer Darjono. Dalam acara tersebut anak-anak SMP Santo Borromeus akan ikut serta dalam menyanyikan lagu-lagu khusus. Lagu-lagu tersebut adalah Mars Purbalingga, Mars PGRI, dan Dirgahayu PGRI. Mungkin anak Borromeus belum pernah mendengar lagu-lagu tersebut sehingga Ibu Indri, sang guru kesenian dengan sabar mengajari kita semua. Walau pun yang ikut hanya anak kelas 7 dan 8 yang berjumlah 109 anak. Kami mencoba untuk berusaha sebaik mungkin untuk menampilkan yang ter baik. Paduan suara kita hanya menyanyikan suara satu karena waktunya mendesak. Padahal SMP-SMP lain menggunakan suara 1,2,3 dan mungkin 4. Tetapi kami tetap bersemangat dan tidak putus asa.
Didalam latihan hari sabtu, banyak anak laki-laki yang bercerita sendiri. Tetapi Ibu Indri dengan sabar menasehati mereka semua. Akhirnya, mereka pun mengikuti latihan dengan baik. Banyak juga anak yang berpendapat nada lagunya terlalu tinggi, susah, dan alasan yang lain. Tetapi demi sekolah SMP Santo Borromeus kita berani mengeluarkan nada tinggi walaupun ada yang fals. Tetapi latihan tersebut sangat menyenangkan.
By: V3llyc!@

September 11, 2009

Pilkasis Di SMP SANTO BORROMEUS

Pada Hari Sabtu , 5 September 2009 panitia Pilkasis mengadakan kegiatan Pilkasis
Kegiatan itu berlangsung di Aula SMP SANTO BORROMEUS,pada saat pemilihan calon ketua OSIS dan Wakil ketua OSIS yang mencalonkan antara lain:Widi berpasangan dengan Julio,Velly berpasangan dengan Lian,dan Jelita berpasangan dengan Nico.Pilkasis di mulai pada pukul 09.00 wib di mulai dengan pengambilan sumpah panitia pilkasis 2009 kemudian dilanjutkan dengan pemungutan suara dari kelas 9,7,dan 8. setelah itu diadakan penghitungan suara dan dilihat oleh seluruh siswa SMP Santo Borromeus. Acara penghitungan suara berlangsung seru masing-masing pendukung meneriaki hasil penghitungan suaranya. Kubu paling rame adalah kubu dari Widi yang merupakan pendukung terbanyak. Setelah berjalan 1 jam maka penghitungan suara berakhir dengan kemenangan dari Widi dan Julio. Pilkasis kali ini berlangsung meriah karena diikuti oleh 3 calon ketua Osis. Sebelum hari pemungutan suara mereka melakukan banyak kampanye baik melalui brosur maupun lisan oleh tim sukses masing-masing. Ajang demokrasi di SMP Santo Borromeus menjadi agenda rutin tahunan sebagai pembelajaran demokrasi yang sesungguhnya. Salut untuk Panitia Pilkasis 2009 di bawah bimbingan P. Sriono dan P. Yulius Sunarsanto, S.Si. Setelah terpilih maka pasangan Widi-Yulio membentuk kabinetnya dan segera pada hari Rabu tanggal 9 September 2009 diadakan Rapat Kerja Pengurus Osis 2009-2010 di Sekolah untuk membahas Program Kerja OSIS. GBU...all !!!





AsyikNya Pilkasis Di SMP Santo Borromeus

Agustus 28, 2009

Demo membuat Batik 50 meter

Pada hari Sabtu 29 Agustus 2009, terdapat demo membatik 50 meter oleh 100 siswa. Kegiatan ini diadakan dihalaman gereja Santo Agustinus Purbalingga. Tujuan kegiatan ini adalah memperkenalkan budaya bangsa dalam teknik membatik sejak dini, supaya anak-anak mencintai budaya bangsa. Ini adalah salah satu cara untuk mempelajari budaya bangsa dengan cara ini juga kita bisa mempertahankan budaya tersebut agar tidak di ambil/di kleim oleh negara lain. Kegiatan ini di bentuk panitia terlebih dahulu. Ketua panitia ini adalah kepala sekolah SD Pius yaitu Pak Frans. Sebenarnya, kegiatan ini akan dilaksanakan pada hari ulang tahun Indonesia. Tetapi kesiapan bahan belum tersedia. Sehingga kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 29 Agustus 2009. Pada kegiatan ini juga terdapat persiapan alat dan bahan. Cantingnya pun harus membeli dari kota Jogja. Kegiatan ini perlu pelatihan awal yang diadakan pada tanggal 26 dan 27 Agustus 2009. Terdapat kendala dalam kegiatan membatik yaitu pada canting dan keterbatasan alat dan bahan. Canting yang digunakan ada yang tersumbat sedangkan satu wajan untuk lima siswa. Dalam rencana kain akan di bentangkan sepanjang 50 meter tetapi ada kendala-kendala tersendiri akibatnya kain tersebut dibagi menjadi beberapa potong untuk satu anak. Murid yang mengikuti kegiatan ini adalah anak kelas lima dan enam. Siswa juga dikenakan biaya sebesar Rp 25.000,00 untuk pembelian alat. Sekolah juga memberikan 10 apresiasi kepada 10 siswa yang membuat batik terbaik. Kegiatan ini juga termasuk pelajaran terutama pada pelajaran SBK (Seni Budaya dan Ketrampilan) sehingga siswa juga mendapat nilai.
By: V3llyc!@, Rosita, Novika, Bunga

Agustus 07, 2009

Persiapan Upacara tujuh belasan Yayasan Santa Maria

Sejak awal bulan Juli SMP Santo Borromeus mengadakan latihan upacara untuk merayakan 17 Agustus 2009 bersama dengan siswa-siswi SD Pius. Adapun pelatihan yang dilaksanakan adalah kulintang, pengibaran bendera, menyanyi/koor, dll. Ada 9 siswa dari SMP Santo Borromeus yang ditunjuk sebagai petugas upacara, dan yang lain bertugas untuk menyanyikan lagu Hari Merdeka, Berkibarlah Benderaku, Dari Sabang Sampai Merauke, Rayuan pulau kelapa, lagu Berkibarlah Benderaku dan Dari Sabang Sampai Merauke musiknya dibuat medley. Upacara akan dilaksanakan bersama pada tanggal17 Agustus 2009 di halaman gereja Katolik Santo Agustinus Purbalingga pukul 07.00. Setelah itu akan diadakan lomba-lomba antar siswa atau antar guru seperti balap karung, makan kerupuk, sodok air, voli air, dll.

Estavet tunas kelapa

Pada tanggal 8 Agustus 2009 di Purbalingga diadakan Estavet tunas kelapa. Anak-anak SMP Santo Borromeus ikut meramaikan acara tersebut dengan turun ke jalan. Semua anak yang mengikuti extrakurikuler drumband menampilkan sebuah lagu yaitu "Hampa Hatiku". Acara tersebut juga diramaikan anak-anak dari SMP lain yang turun ke jalan sambil memegang bendera merah putih. Lalu mobil polisi pun lewat berurutan dengan para pramuka dari SMA dan SMP Purbalingga yang membawa tunas kelapa. SMP Santo Borromeus terus memainkan alat-alat musik seperti genderang, pianika, bilira dan alat-alat musik lainnya. Drumband ini di pimpin oleh 6 mayoret yang cantik dan lemah gemulai. Rute kami dari SMP Santo Borromeus ke Bank Rakyat Indonesia. Kami juga melihat suatu pertunjukan kuda lumping di depan Komando Daerah Militer. Ada yang menari menggunakan kuda palsu yang terbuat dari bambu, ad juga yang mengiringi dengan menggunakan alat-alat gamelan. Setelah para pramuka yang membawa tunas kelapa itu sudah berjalan jauh, kami pun kembali ke SMP Borromeus dengan tetap memainkan alat-alat musik.
By: V3llyc!@ And V!k@